60

802 Kata

Keesokan harinya Kaena dan Kael yang bertemu saat akan berangkat ke kampus sama-sama tersipu malu. Mata mereka beradu lalu gugup. Walau tidak melakukan percintaan yang gila, entah kenapa semua yang terjadi malam itu terekam jelas dalam otak Kaena dan Kael. “Kamu hari ini ke kampus, Kaena?” Dia baru saja menganga mengangkat mulutnya. Tapi semua kalimat tertahan saat Sea datang dan menjawab pertanyaan Kael. “Pertanyaan apa itu, Kak? Kita anak kuliahan, jelas ke kampus dong!” seru Sea. “Kalian berdua tumben akur, ada sesuatu ya,” Seaa memicingkan matanya curiga. “Apaan, Sea,” Kaena menarik tangannya. “Ih, benaran ini! Pasti ada sesuatu! Kenapa wajahnya begitu? Sama-sama merah!” goda Sea yang langsung membuat Kaena dan Kael memegang pipinya. “Kamu godain kakak! Urus saja calon suami kamu y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN