50

1044 Kata

Tangan besar Ron menyusuri paha Zea yang kini sudah terekspos. Bibir pria itu mendekat dan mencumbu Zea dengan cepat. Ron tersenyum saat Zea juga menyambar bibirnya sembari terengah-engah. Dengan cepat tubuhnya menindih tubuh Ron yang kini terbaring di ranjang. ”Kau tidak boleh bersama dengan gadis lain, kecuali aku! Seberapa kurang aku bagimu, Ron? Sampai kau bisa datang kemari bersama Paman gilamu.” “Paman gilaku, adalah Daddy gilamu.” Zea membuang wajah menahan senyum, “Aku tahu, kalian sama-sama gila! Tapi aku akan membuat dirimu paham seberapa hebat aku di antara gadis lain. Hanya aku yang bisa memuaskan naluri yang ada di d**a ini.” Ron menarik tangan Zea yang menepuk dadanya dengan sombong. Kau benar-benar ingin melakukan ini padaku? Ayolah sikap apa ini? Jangan membuat aku meng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN