Mamah Ajeng cukup shock "Bukankah Aya sudah bisa pulih dan dikatakan sembuh kenapa bisa kembali lagi? Apa dia akan trauma terhadap laki laki seperti sebelumnya atau lebih parah?" Mamah Ajeng ia takut tentang kondisi putrinya. Ia khawatir trauma Aya di masa lalu benar benar kembali. Sakit, hatinya benar benar sakit saat mengingat bagaimana Aya di masa lalu. Saat dia ketakutan terhadap laki laki, bahkan Aya merasa takut pada Papah dan abang abangnya. Ajeng tidak mau hal itu terjadi. "Tenang dulu ini hanya praduga ku. Kita tunggu sampai Aya sadar lalu kita lihat responnya"ucap dokter Eva menenangkan Mamah Ajeng. Setelah sekitar 3 jam, Papah Hilman datang. Mamah Ajeng yang sedang duduk di ruang tamu bersama dokter Eva berhambur memeluk suaminya. "Pah, mamah takut Aya seperti dulu" guma

