"Gue sebenernya tau sih lo suka sama siapa," kata Dextra. Tentu saja pernyataan Dextra membuat Rhea kaget. Rhea sendiri saja tidak tau suka pada siapa, kok malah bisa-bisanya Dextra berkata demikian? Memangnya dia cenayang? Apa keturunan dukun yang punya ilmu hitam? "Tau dari mana? Ngaco lo!" "Tau dari gerak-gerik lo selama ini lah! Lo tuh anak psikologi tapi bisa-bisanya nggak mencoba memahami pola-pola manusia." Rhea mendengus. Kalau sudah bawa-bawa jurusan kuliah begini Rhea jadi super risih. Sebagai anak psikologi yang kuliahnya tidak pakai hati, Rhea terbilang sensitif kalau bahas topik-topik begini. Rasanya dia ingin berteriak, "Iya, gue tau gue b**o! Nggak usah diperjelas!" "Pokoknya gue tau siapa yang lo suka, tapi gue pengin denger sendiri dari mulut lo. Gue nggak mau

