Persidangan. Situasi di dalam rumah Sagas saat ini sudah mirip persidangan. Rhea dan Sagas sebagai tersangka sementara Rhio merangkap peran. Sebagai hakim dan jaksa yang siap membuktikan kesalahan Rhea dan Sagas kapan saja. "Kalian pacaran?" tuduh Rhio. Rhea menggeleng cepat. Begitu pula Sagas. "Eng-enggak! Nggak gitu, Rhi!" bantah Rhea. "Terus ngapain pakai deket-deket kayak mau ciuman gitu?" Apa yang dilihat oleh mata kepala selalu bisa lebih dipercaya dibandingkan dengan apa yang didengar oleh telinga. Rhio jelas lebih percaya dengan apa yang dilihatnya dibandingkan penjelasan Rhea. Bahkan mungkin sampai mulut Rhea berbusa pun, Rhio akan lebih percaya pada pengelihatannya. Memang begitulah manusia. Ibarat kata, adegan antara Sagas dan Rhea yang dilihat Rhio adalah barang buk

