“Aku tidak akan menguasai tubuhmu seperti kau menguasai tubuhku dengan seenaknya, Hilya.” Kata Sara pelan namun penuh dengan tekanan. “Aku hanya penasaran, ingin tahu bagaimana rasanya menjadi jiwa di dalam tubuh orang lain.” Kata Sara lagi kemudian tersenyum kecil ke arah Hilya. Hilya menatap Sara datar kemudian sedikit demi sedikit tersenyum. “Boleh.” Katanya, “kau hanya berdiri di belakangku dan masuk ke dalam tubuhku.” Katanya lagi. Sara mengikuti intruksi dari Hilya kemudian dia mulai berkonsentrasi. Tangannya ia sentuhkan ke bagian belakang tubuh Hilya. Setelah berkedip, Sara melihat Sara yang lain di sampingnya. “Kau sudah menjadi Hilya.” Kata Sara yang satu. Sara yang asli memang sudah masuk ke dalam tubuh Hilya. Rasanya aneh. Sara merasa dirinya bukan dirinya dan tentu saj

