Bab 27

1593 Kata

Rainbow cake, salah satu jenis kue yang disukai oleh Dhita. Di potongan ke tiga, seorang pria bernama Agam Gajendra datang dengan pakaian formalnya. Letih dan penat, itulah penggambaran saat melihat Agam menghampirinya. Duduk di kursi berhadapan dengannya. Melepas jas dan dasi, meletakannya di sandaran kursi. Inisiatif Dhita memesankan segelas jus mangga kesukaan pria itu. Agam menyandarkan tubuhnya di kursi. Matanya terpejam kuat-kuat. Kening Dhita berkerut. Semenjak datang Agam tidak berbicara apa pun, bahkan untuk sekadar menyapa pun tidak. Diam sambil memejamkan mata. Seakan-akan pria itu datang ke sini hanya untuk menumpang rehat. Dhita mencoba abai, memakan cake-nya kembali. “Baru pulang Gam?” Dhita bertanya, mengangkat potongan cake di dalam sendok khusus. Memutar-mutar sendok,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN