Bab 25. Sekar Lintang Ayu

1212 Kata

“Tapi, Tuan ....” “Taruh jas saya dulu!” “Baik, Tuan.” Jas mahal yang dari tadi menggantung di lengan Celine kini dipindah ke almari Tuannya. Di mana pandangan gadis itu terus tertunduk tak berani menatap ke depan. Ia tak ingin menatap hal yang rasanya aneh untuk manik matanya. “Tuan, ini ktp saya. Saya permisi dulu,” ucap celine sambil menyodorkan benda yang dimaksud. Tanpa menoleh ke arah Tuanna sedikit pun. “Kamu mau ke mana?” tanya Aksara sengaja menggoda. Lagi-lagi ekspresi ketakutan Celine menjadi hal yang membahagiakan untuknya. “Ke kamar, Tuan. Saya mau beristirahat.” “Kenapa nggak berisitirahat di sini? Bukankah sebentar lagi kita juga se kamar?” “Sebentar lagi. Tapi, bukan sekarang, Tuan,” ucap Celine yang langsung pergi tanpa menunggu jawaban Tuannya. Gadis itu memegang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN