"Astaga, aku harus pergi dari sini." Sejenak, Bella memandang ke arah pecahan guci yang pasti memiliki harga mahal tersebut. Dia meringis pelan, laku setelahnya hendak meninggalkan tempat tersebut. Namun, saat kakinya baru akan melangkah, dia bisa merasakan kini tangannya tengah dipegang dengan erat oleh seseorang, membuatnya langsung meringis dengan pelan. Dia yakin sekali kalau sosok yang tengah memegangnya ini adalah pria yang tadi diintip olehnya. Secara perlahan, Bella menoleh ke belakang. Dugaannya tak salah, pria itu memegang tangannya dengan kuat. Ah, apakah dia marah atas perbuatan tak sopan dari Bella tadi? Entahlah, Bella hanya bisa berharap bahwa nasibnya kini akan baik-baik saja, setelah menghadapi masalah ini. "Mmmm, maafkan saya. Saya benar-benar tak sengaja melihat

