Menikmati Waktu Berdua

1000 Kata

Secara perlahan, kelopak matanya mulai bergerak terbuka, menatap dengan pandangan buram pada plafon yang ada di atas sana. Diapun langsung mengedip beberapa kali untuk menormalkan pandangan sendiri. Mulutnya mengeluarkan ringisan pelan saat merasakan kepalanya yang sakit. Memijat pelan bagian pelipis yang terasa basah. Setelah merasa sedikit lebih baik, lantas wanita itu langsung beranjak dari tidurnya. Dia melihat ke sekitar dengan pandangan sayu itu, sampai dia fokus pada satu titik yang ada di depannya, lantas wanita itu tersenyum kecil. "Kau sudah datang," ujar Bella, mengisi keheningan di tempat itu. Dia berbicara pada Darren yang tampak masih asik dengan pekerjaannya. "Hmm," tanggapnya cuek. "Tadi aku tiba-tiba tersesat," ungkap wanita itu yang sama sekali tak mengalihkan aten

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN