Menggila

1001 Kata

Tubuh Bella terdiam kaku, dia sama sekali tak tahu harus memberikan respon seperti apa atas pernyataan yang baru saja diungkapkan oleh Darren tadi. Tentu sahabdurinya terkejut, berusaha mencari letak kebohongan atas apa yang baru saja dikatakan oleh Darren, tapi sungguh, dia sama sekali tak menemukan letak kebohongan itu. Beberapa saat lamanya, tak ada sedikitpun pembicaraan diabtara mereka. Keheningan menyelimuti, bahkan bunyi dentingan jarum dapat terdengar, mengisi kekosongan itu. Mendapatkan tatapan Darren yang semakin dalam, membuat Bella refleks untuk mengalihkan pandangan. Dia menjilat bibirnya yang terasa kering itu. Kini, dirinya tak tahu lagi harus melakukan apa untuk bisa mengatasi rasa gugup yang tengah melanda perasaannya. "Jangan dipikirkan," ujar Darren pelan. Prja itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN