bagian 10

424 Kata
"ternyata paman Ardi ini agak pendek ya," kata Tanya dalam hatinya ketika ia bertemu dengan paman suaminya itu, walau dia masih dalam keadaan mabuk laut tetapi dia masih sadar. "ayo,aku antar kalian ke taksi yang sudah saya sewa,maaf bibi kalian tidak ikut karena dia masih sangat sibuk" kata paman lagi,. " tidak apa paman,aku juga mengerti " jawab Ardi. tidak memakan waktu lama hanya beberapa menit,kami sudah sampai di kontrakan paman. kebetulan kota K saat tengah hari jalanan tidak terlalu macet, walaupun rasa mabuk masih ada , Tanya masih bisa menikmati keindahan lewat jendela mobil. setiba kami di kontrakan paman,sudah terlihat istri dan anak paman, Rana dan Rani mereka sedang sibuk melayani pembeli karena istri paman sedang menjaga dagangan ikannya. "ah,sudah sampai? maaf ya bibi tidak bisa ikut menjemput kalian,kalian bisa lihat sendiri kesibukan kami" kata bibi menyambut kami. " tidak apa-apa bibi" jawab Ardi lagi terlihat Rana yang menghampiri Ardi karena dia sepertinya sudah mengenal Ardi. tetapi tidak dengan Rani,anak ini sepertinya memiliki watak yang sedikit sombong,terlihat dia hanya acuh tak acuh melihat kami tiba,. " oh, semat datang kakak,semoga kakak bisa betah nantinya ya" kata Rana dengan senyumannya yang cantik di tambah lesung pipinya yang terlihat jelas, " iya,Rana sayang,kenalin ini istri kakak Tanya" arsi menyapa Rana sambil memperkenalkan istrinya. " halo,Rana cantik aku Tanya" kata Tanya memperkenalkan dirinya "iya kakak,selamat datang di kota K semoga kakak bisa terbiasa nantinya " kata Rana lagi kemudian dia kembali pada tempat Rani yang dari tadi sedang sibuk melayani pembeli , " beginilah jika memasuki sore hari Ar, sangat sibuk ,kota K ini memang tidak terlalu besar tetapi pekerjaan mudah di dapat bahkan kita yang tidak punya pendidikan pun bisa" kata pamannya pada ardi. kamar kami sudah di siapkan ,untuk sementara tinggal bersama paman dulu,jika nantinya Ardi sudah mendapat kerjaan mungkin Kami akan mencari kontrakan lain, namanya sudah menikah jelas sangat tidak enak jika harus tinggal bersama, saat malam tiba tepat pukul 1 malam,aku merasa ingin pipis, jadi aku bangun tengah malam walaupun masih merasa oleng sedikit, ketika aku keluar kamar aku mendapati Rani sedang berdiri di dekat Dinding kamar orang tuanya,entah apa yang dia lakukan sedangkan Rana sudah tertidur dari tadi. "ran, ngapain "? Tan berbisik pada Rani, " ah, aku..aku sedang nonton tv karena tidak bisa tidur Rani menjawab dengan sedikit gagap Rani"...". " oh,ini sudah tengah malam loh " kata tanya pada Rani ,mungkin karena Rani kaget jadi dia mengambil selimut yang di letakkan depan TV dan dia masuk ke dalam kamarnya,entah dia akan langsung tidur atau tidak aku juga tidak tahu.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN