76.

1214 Kata

"Tinggal satu juta." Aira menghitung sisa uang tunai yang ada di dompet setelah sebelumnya berhasil membayar uang sewa kost, membeli ponsel baru yang tentunya lebih murah daripada ponselnya yang dulu serta menghitung biaya makan selama sebulan. "Huft!" gadis satu itu menarik nafas panjang dan menyandarkan tubuhnya di tembok yang dingin, "Kalau begini sepertinya aku harus segera mencari kerja karena tidak mungkin kedepannya aku bertahan hanya dengan uang segini." Sekarang Aira baru tahu bagaimana pusingnya mengatur uang karena dulu jika ingin sesuatu dia akan langsung menyodorkan tangan dan meminta pada sang ayah. Keesokan harinya Aira keluar dari kamar kost dengan beberapa map coklat ditangan, gadis satu itu menulis lamaran kerja semalaman suntuk dengan bermodalkan situs pencari kerja ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN