"Apa Papa sudah lama menunggu?" Pintu restorant yang dipesan secara private itu terbuka dan sosok gadis berseragam putih abu-abu itu langsung duduk didepan seorang pria akhir 40-an diiringi seulas senyum lebar namun sayang sosok pria yang dia sebut Papa itu sama sekali tidak peduli akan senyum itu namun Catherine tidak patah semangat dia tetap membuka topik pembicaraan pada sang papa. "Apa Papa memesan restauran secara private seperti ini untuk merayakan hari ulang tahun Catherine?" senyum gadis itu semakin mengembang karena memang hari ini adalah hari ulang tahunnya. "Catherine, Papa cukup sibuk bahkan hanya sekedar untuk merayakan hari ulang tahunmu. Kau tahu bukan kalau karier Papa sedang naik saat ini. Papa tidak akan menggunakan waktu Papa hanya untuk sekedar hal yang tidak penting

