Dengan cepat Aliana mengambil langkah mundur dan berjongkok dibelakang troli untuk bersembunyi, "Bukankah kawasan apartement Miala jauh sekali dari supermarket ini? Bukankah dia harusnya sudah pulang sejak tadi? Harusnya sekarang dia tidur di apartementnya tapi kenapa malah kesini? Apa mungkin dia janjian dengan tuan?" Miala bicara sendiri seperti orang aneh hingga akhirnya tepukan bersarang di pundaknya. "Ya?" dengan cepat Aliana menoleh dan mendapati supirnya. "Kenapa kamu sembunyikan Aliana? Ada apa?" 'Lah iya, kenapa aku sembunyi?' Aliana lantas bangkit lagi dan mendorong mendorong trolinya namun sedetik sesaat dia keluar dari lorong, gadis itu kembali menarik langkah mundur. Miala yang semula seorang diri sembari memilih buah-buahan kini bersama dengan seorang pria. Pria itu cukup

