"Lalu apa bedanya kalau satu sekolah tau kamu hamil, bakalan seru kali ya, topik tentang aku juga bisa ilang." kata Sovia. "Sovia... Maafin aku Sov, please jangan sebarkan ini sov, please." ucap Adel sambil bersimpuh di depan Sovia. "Okkeeee... Tapi ada syaratnya." ucap Sovia sambil bekacak pinggang. "Apa itu syaratnya?" tanya Adel. "Yakin mau ngelakuin apa aja demi ini." ulang Sovia sambil menenteng dan memainkan testpack di depan mata. "I... Iya." jawab Adel sementara Bella mendengus kesal. "Jadi kacung ku Sampek lulus." bisik Sovia sambil menepuk-nepuk pipi Adel. Adel terdiam, harga dirinya serasa diinjak-injak. Mama nya bahkan kakaknya selalu memperlakukan dirinya seperti seornag putri. Tidak untuk penindasan semacam ini,

