Pagi yang gila

1022 Kata

     Bukannya melanjutkan untuk tanggung jawab seperti permintaan Emma, Angga justru duduk sambil melihat Emma.      "Kan aku bilang self service, ya kerja mandiri dong..." kata Angga dengan senyum manisnya.      Emma melongo sambil manyun, kesal sekali rasanya.      "Iiissshhh untung ganteng kalo nggak udah aku potong-potong punya kamu... Aku jadiin sate." kesal Emma.      "Ayoolah.. sayang buruan." kata Angga.      "Kamu tuh dapat ide dari mana sih mas, ada-ada aja." kata Emma.       Angga tertawa, dia meraih ponselnya lalu membuka sebuah link, tidak sulit baginya berselancar di web untuk mendapat kan video dewasa sebagai bahan nya.       Dia meletakkan ponselnya landscape di depan Emma. Emma yang baru saja memunguti pakaiannya berhenti sejenak.      "Hobi kamu lainnya ya, harusn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN