Ixora sangat senang berada di sini meski saat pulang dirinya merasa benar-benar sendiri dalam arti yang sebenarnya, bagaimana tidak La Eterno dan tempatnya tinggal berjarak hampir 1 jam perjalanan ternyata. Apalagi di waktu senja kota itu semakin ramai, terlihat lengang hanya saat jam makan siang dan istirahat saja. Memang pemukiman tempatnya tinggal di khususkan bagi mereka yang sangat menginginkan privasi. Sedangkan penduduk lokal kebanyakan memiliki rumah dengan jarak satu sama lain cukup jauh. Kecuali ada beberapa bagian yang rapat dan itu letaknya dekat dengan pusat kota. Ixora menyukai ketenangan dan kesunyian. Meski selama ini pun ia merasa melakukan semuanya serba sendirian meski di tengah keramaian—di tengah keluarganya tapi semua terasa hampa. Berbeda di Holy Spring, Ixora yang

