Bab 30

1702 Kata

Jika Ranum memiliki pilihan dalam hidupnya, dan meminta kepada Tuhannya agar bisa Agasta mencintainya. Tetapi semuanya itu hanya sebuah harapan sesaat. Sekarang dia harus meratapi dirinya yang bukan kekasih Agasta lagi. Ranum saat ini berada di sebuah mall bersama kedua sahabatnya. Sebelum berbelanja Ranum mengajak Lala dan Alya makan lebih dulu. Dan sangat sial dia bertemu Agasta disana bersama Sandra. Ranum sama sekali enggan untuk menyapa, walau hanya sekedar basa-basi. "Num, itu kan Agasta. Yang sama dia nyokapnya, cantik juga pantas Agasta ganteng." Ranum mengidik bahunya sambil mengaduk minumannya. Perempuan itu tahu betul jika yang bersama Agasta memang maminya. "Yaelah jawab gue kali." Rungut Lala. "Apaan sih lo, La. Gue nggak tau." Lala mencebik tak percaya. "Masa lo nggak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN