Bab 53

2043 Kata

Melihat Ranum dan Agasta bicara dari hati ke hati, Raka memilih mundur seketika memberikan ruang keduanya untuk menyelesaikan masalah mereka. "Gue yang udah jebak lo berada situasi seperti ini." Kata Rangga menepuk pundak Raka. Laki-laki itu tidak masalah, dia bahkan masih bisa tersenyum. "Percuma nyesal sekarang. Bukannya gue udah pernah peringatkan sebelumnya." Rangga tertunduk, dia merasa bersalah, bukan saja dengan Raka. Tapi Ranum, Agasta, dan tentu Athala. Banyak penghinaan yang seringkali Athala lontarkan kepada Athala. "Lo gak mau temui mereka?" ucap Rangga. Raka masih menatap keduanya dengan serius. Lalu menggeleng, dia tak mau merusak kebersamaan Ranum dan Agasta. "Biarin. Gue mau balik aja, nanti Ranum biar pulang sama lo ya." Jika Rangga menjadi Raka mungkin tidak akan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN