3. DESNITY MATCH 2~ IBU REISYA

1012 Kata

Waktu memang tak bisa berputar, kesalahan, keyakinan, bahkan cinta. Untuk Barra semua tetap sama. Tidak ada yang berubah. Seperti sekarang dia duduk di nissan seorang bersama kedua putri yang sangat disayangi. Barra menaburkan kembang bungga, dan meletakkan bunga lili di Nissan tersebut. Ia menangis, mengingat kepedihan sahabatnya yang menelan sakit begitu pedih. "Aika... Assalamualaikum. Aku datang, Ai. Sekarang tidak sendiri, lihat aku membawa putrimu Reisya dan Putriku Fara." Barra mengelus nissan. "Pa... Ini kuburan siapa?" Tanya Reisya. Barra memang tidak pernah membawa Reisya ke kuburan Aika. "Sini..." Barra memeluk Reisya maupun Fara. "Ini Bunda kamu, Reisya. Namanya Aika, kamu kan selalu ingin ziarah kemakam Bunda. Sekarang Papa bawa kamu kesini." Reisya menangis, dia benar-

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN