48. MASALAH

1015 Kata

Setelah penuturan Afifah di restoran tadi. Barra merasa menjadi seorang yang bahagia. Bahkan dia memutuskan untuk menginap dihotel bersama Afifah istrinya. Barra sadar kesalahan dimasalalu membuatnya kehilangan Afifah. Barra yang kini berbaring diranjang besar. Ia menatap Afifah yang sebaliknya menatapnya. Tangan merengkuh Afifah semakin menempel pada dirinya, walaupun terhadang Karena ada perut Afifah yang membesar. "Bar.." "Fah.." Untuk sesaat kedua orang ini terdiam. Mereka saling bertatapan satu sama lain. Sampai pada Barra mencium bibir Afifah sekilas. Lalu Barra kembali menatap Afifah. "Terima kasih." Mendadak penuturan Barra membuat Afifah bingung. Dahi mengkerut menelisik Barra saat itu. "Terima kasih? Untuk apa?" Barra mengelus pipi lembut Afifah. "Terima kasih Karena telah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN