"Bar, akhirnya kamu pulang juga." Afifah berkata dengan senyumannya. "Aku udah siapkan makanan loh buat kamu." "Aku udah makan, aku capek mau tidur dulu."Jawab Barra dingin. Fifah sangat kecewa menerima sikap Barra seperti itu. Sebelumnya Barra tidak pernah bersikap dingin padanya, dia sangat tahu Barra selalu baik padanya. Fifah menghempaskan nafas kasar, dia pergi menghampiri Barra yang di kamar. Saat itu Barra sedang di kamar mandi. Fifah memgetuk pintu kamar mandi suaminya. "Bar, kamu marah sama aku. Kalau iya aku bisa jelaskan semuanya." Barra tak menjawab didalam sana. Dia memilih untuk tak perduli pada Fifah. Dia masih sibuk membersihkan dirinya. 'Apalagi yang Fifah inginkan saat ini.' "Bar, dengarin aku dulu dong!!" Ucap Fifah saat melihat Barra keluar"Kamu marahkan sama aku."

