Bab 31. Melawan Nyonya Menir

1418 Kata

Irene sedang sibuk menyapu halaman depan bersama Linda. Suasana pagi yang tenang terasa segar dengan embusan angin lembut. "Lin, kayaknya depan sini harus ditanami agak banyak, deh. Keliatan kosong banget nggak, sih?" tanya Irene sambil menunjuk space taman yang longgar. Linda menganggukkan kepalanya. "Bunga matahari nggak cocok di tanam di situ, Bu. Jadinya layu. Kayaknya harus ditanami yang lain." Irene mengangguk. "Ditanami apa ya?" Linda tampak diam sebentar, sedikit berpikir. "Kalau di kampung saya, orang-orang lebih suka nanam empon-empon di celah rumah gini." Irene mengernyit heran. "Apa itu empon-empon?" "Kayak kunyit, jahe, lengkuas gitu loh, Bu. Kayak gitu lebih bermanfaat di tanamnya." "Emang bisa ditanam, Lin?" "Bisa lah, Bu. Kalau nggak ditanam, emang mereka bisa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN