Di sepanjang perjalanan, Reynard hanya membuang pandangan jauh keluar kaca. Dalam bisunya Reynard di dalam mobil itu, perkataan Niko terngiang-ngiang di telinganya. Ada rasa tidak suka menyelimuti hati Reynard. Ia merasa Niko memiliki perasaan pada Yuna. "Tidak, aku tidak mungkin cemburu. Kalau dia mau, ya sudah ambil saja, lagian aku juga masih punya Alena," Reynard mengulas senyum di bibir. Seketika tersamarkan kala Alena tak kunjung menghubunginya. Reynard merogoh saku jasnya, meraih ponsel di dalam sana. Sambungan itu berdering, namun tidak sahutan dari balik ponsel tersebut. Tidak ingin mengulangi lagi, Reynard memilih mendiamkan benda pipih itu di tangannya. Perasaan Reynard mulai ragu. Kadang kala ia mulai berpikir, mungkin saja Niko berkata benar. Pikirannya berkelana jauh dari

