Orion meluapkan amarahnya pada sebuah pohon terbesar yang di temui nya di hutan, ia begitu cemburu karna melihat violet bersama pangeran yang nampak sangat serasi. Kedua tangannya sakit dan berdarah tapi hatinya terasa lebih sakit dibandingkan tangannya.Wanita yang di anggap nya polos dan pemalu itu ternyata telah mempermainkan perasaannya. *** Sementara itu violet yang basah kuyup di bopong oleh pangeran menuju kamarnya,membuat orang-orang di istana heboh. Dari ruang makan,para tamu dari kalangan putri nampak kesal karna merasa telah kalah dengan violet yang hanya putri dari seorang Baron. "Saya bisa jalan sendiri, pangeran" Ujar violet sambil meringis, ia tak enak dengan pandangan para tamu. "Aku hanya ingin memastikan akar aneh itu tidak lagi mengejarmu" Jawab pangeran tanp
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


