Panggil Saja Coach Morgan

1110 Kata

Ini adalah kali kedua Khansa berada di bangunan bentuk persegi yang sederet dengan salah satu perkantoran di kota Garut. Jika dilihat sekilas, tidak akan ada yang menyangka jika bangunan di hadapannya adalah pesat kebugaran. “Masih satu jam lagi, mau gue temenin?” tanya Radit. “Nanti kesiangan, berangkat aja, gue gak apa di sini sambil berjemur.” Betul, Khansa berangkat pagi-pagi sekali, sesampainya di Snap Fitness masih sangat pagi, bahkan tempat itu belum buka. Dari jalan utama, Khansa harus masuk agak menjorok ke dalam. Melewati jalan yang cukup lebar, sisi kiri dan kanannya ada tanaman jenis perdu yang biasanya digunakan sebagai pagar hidup. Seorang sekuriti yang berjaga di gedung itu menghampiri, “Neng peserta Training?” Khansa mengangguk percaya diri, apa pun hasilnya saat perte

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN