HOME

2577 Kata

“Apa yang kamu pikirkan soal rambutmu yang halus ?” Leivh menatap kesamping pada sosok Aghta yang sedang tertidur disampingnya. Saat menggodanya tadi, ekspresi istrinya terlihat kesulitan. Namun anehnya Leivh malah merasa lucu dengan ekspresinya. Kalau saja dia memegang ponsel tentu saja dia akan memotret ekspresi istrinya dan mengabadikannya dalam beberapa lembar foto. Tapi karena terlalu gelap dan serius, rasanya itu bukan ide bagus. Leivh selalu bertanya-tanya mengapa Aghta bisa berekspresi sedemikian serius. Apa yang sebenarnya dia pikirkan ? apa ada yang mengganggunya ? pada akhirnya Leivh mencium dahi, kelopak mata, dan pelipis istrinya dengan ringan, lalu mengelus kepalanya dengan penuh kasih sayang. “Aku cinta padamu..” Dia berbisik dengan suara kecil, berharap ada jawaban namun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN