Stigma

2649 Kata

Christa tak percaya jika kemudian dia didandani layaknya seorang pengantin. Dia tak percaya jika pria yang menolaknya itu malah menemui ayahnya dan berkata  untuk membuat upacara pernikahan. Tubuhnya dibalut gaun pengantin, dengan tiara yang menjuntai menutupi wajahnya. Dia terlalu lengah untuk berpikir soal Leivh yang justru dengan mudah menerima dirinya sebagai seorang istri. Persiapan pernikahannya pun dilangsungkan dengan singkat tanpa perlu persiapan yang bertele-tele. Dia terlalu optimis pada pria yang mencuri hatinya itu. Meskipun dia mesti menutupi rasa cintanya karena terhalang oleh norma. Tapi kini suaminya sudah tiada. Maka tidak ada yang perlu dipersoalkan. “Buat aku cantik.” Suruhnya pada sang perias, wanita itu mengangguk dan kembali membubuhi wajahnya dengan pernak-pernik.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN