" Sayang kau melamun."Ucapnya yang membuatku menatapnya. Aku tersenyum lalu memandangnya. " Tidak hanya sedang memikirkan sesuatu."Ucapku lalu kembali melihat menu apa yang harus di pesan. " Tak apa apa Mom menangislah aku dan ayah berada disini, ayah fokuslah menyetir aku akan menenangkan ibu."Ucapnya. Ia terus mengelus punggungku secara perlahan dan membuat ku semakin menangis terisak dengan keras. Sandrevano menghentikan mobil ini secara tiba tiba dan membuatku melepaskan pelukanku pada putraku lalu aku menatapnya yang sedang keluar dan berjalan ke arah pintu tempat dudukku lalu membuka nya dan menatapku dengan sangat tajam. " Sayang kau melamun."Ucapnya yang membuatku menatapnya. Aku tersenyum lalu memandangnya. " Tidak hanya sedang memikirkan sesuatu."Ucapku lalu kembali melihat

