"Dari penampilan suamimu, sepertinya dia orang kaya raya. Berarti bisa dong, membantu ayahmu yang kini jadi pengangguran?" Wilda langsung terhenyak mendengar ucapan ibu tirinya itu, tampaknya ia khawatir jika calon suaminya merasa ilfeel. "Wilda, selama ini kamu kemana saja? Bapak sangat khawatir sama kamu?" Pak Jamal langsung mengalihkan pembicaraan, tampaknya ia malu dengan ucapan istrinya yang terkesan matre itu. "Kenapa Bapak gak ke Bandung untuk mencariku?" "Oh, jadi waktu itu kamu pulang ke Bandung?" "Sebenarnya enggak. Tapi setidaknya jika Bapak pergi ke Bandung, Bapak akan mendapatkan jawabannya. Saat itu aku tak memiliki nomor telepon Bapak, makanya aku gak bisa menghubungi Bapak." "Jadi sebenarnya kamu kemana?" "Saat itu istri Bapak bilang bahwa Bapak hidup serba kekurang

