Bab 20. Masih Cinta

991 Kata

** Dengan membawa kedua anak kami, Embun membantuku berdiri. Untungnya kedua anak kami tidak rewel, saat Embun membantuku masuk ke dalam rumah dengan memapahku. Sungguh, Aku tidak mau Embun melihatku dalam keadaan yang menyedihkan seperti ini. Tapi, jika memang dengan keadaanku yang seperti ini, bisa membuat Embun kembali dekat denganku. Aku tidak apa-apa. "Kita ke rumah sakit aja ya, Mas. Aku takut kaki kamu kenapa-napa," kata Embun padaku dengan wajah yang tampak cemas padaku. Ya Allah, aku bahagia sekali melihat Embun yang masih peduli padaku. Apa ini artinya Embun memang masih ada rasa padaku? Jika memang benar, aku akan gunakan kesempatan ini untuk meraih cintanya lagi. "Aku nggak apa-apa, Bun. Mas pikir, nggak ada luka di kaki, Mas." Aku menjawab Embun, kalau aku baik-baik saja.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN