Aroma Khas Bunda Memabukkan

1208 Kata

40 Sabtu pagi, tepat pukul 8 rombongan Hadrian berangkat menuju Jakarta. Pria berparas tampan itu sebenarnya enggan untuk bertemu dengan Zayan, tetapi dia juga tidak bisa membiarkan Ivana berangkat sendirian untuk bertemu dengan pria berewok tersebut. Ivana yang sebetulnya tahu kalau Hadrian hanya separuh hati mengantarkannya, berusaha untuk tetap tenang dan santai. Dia menyibukkan diri dengan mengobrol bersama Ria dan Kaivan, yang sibuk memerhatikan kendaraan lalu lalang di jalur tol. Setibanya di tempat tujuan, ternyata Zayan sudah menunggu di lobby tower. Melihat sosok yang dirindukannya turun dari mobil putih itu, Zayan tak kuasa menahan haru dan langsung mengambil alih Kaivan dari gendongan Ivana, serta menyempatkan diri untuk mengusap puncak kepala mantan istrinya yang seketika

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN