44 Sore itu, Zayan dengan berat hati mengantarkan Kaivan menemui Ivana yang telah menunggu di kediaman Afnan dan Nia. Pria bercambang itu kembali menciumi sang putra dan memeluknya erat, sebelum menyerahkannya pada Ivana. Zayan nyaris saja tidak bisa menahan diri untuk menyentuh mantan istrinya tersebut, yang kali ini tampil anggun dengan balutan gaun panjang ungu muda dan bolero hitam. Pria berambut tebal itu memandangi wajah Ivana selama beberapa saat, sebelum akhirnya berpamitan pada semua orang yang ikut menunggu di teras rumah dan meminta Ivana untuk mengantarkannya ke mobil. "Kata petugasnya, mereka akan berkunjung hari Kamis nanti. Bunda bisa datang?" tanya Zayan, sembari menyandar ke pintu kendaraan. "Jam berapa? Kalau pagi-pagi kayaknya nggak bisa, Mas. Agak siangan bisa,"

