Akhirnya Ana, Slamet, dan Pak Tarjo pun sampai di tempat tujuan, yaitu rumah. Sebelum turun dari mobil, Slamet melihat jam yang melingkar di ruangannya menunjukkan pukul setengah delapan malam. Perjalanan yang cukup melelahkan. Namanya juga perjuangan, mau bagaimanapun rintangan yang dilewati maka akan tetap semangat demi mencapai apa yang diinginkan. Tidak ada hasil tanpa perjuangan, meskipun berjuang belum tentu berhasil. Setidaknya mencoba terlebih dahulu sebelum menyerah. Slamet menepuk pelan pipi Ana untuk membangunkannya. "Ana, bangun kita sudah sampai di rumah." Tidak ada tanda-tanda bahwa Ana mau bangun. Dia memang susah bangun ketika sudah masuk ke dalam dunia mimpi. Namanya juga lelah, meskipun Ana hanya duduk sebagai majikan dan penumpang. Namun, perlu diketahui bahwa duduk m

