"Ana!" Panggil Slamet ketika Ana sampai di depan pintu gerbang sekolah. Bukan hanya Ana saja yang berhenti melangkahkan kaki tetapi teman-temannya juga. Mereka menatap ke arah Slamet yang sedang melambaikan tangan. Untung saja mereka berhenti melangkahkan kakinya di depan pintu gerbang bagian pinggir sebelah kiri. Andai mereka berhentinya tepat di depan pintu gerbang maka akan ada kemungkinan akan diomeli oleh orang lain. Ya wajar sih karena memang segala sesuatu yang berhenti di tengah jalan itu tidak baik, sedangkan pintu gerbang sekolah adalah tengah-tengah sekaligus tempat untuk keluar masuknya orang, baik dengan jalan kaki maupun naik kendaraan. Apalagi pada siang ini sudah masuk jam pulang yang artinya beberapa anak banyak yang berlalu lalang membawa kendaraan, kecuali peserta MPLS

