Malam ini, meski bukan masuk malam Selasa Kliwon ataupun Jumat Kliwon aku tetap melakukan semedi. Kebetulan aku di kampung juga tidak bertepatan dengan malam-malam itu. Aku tak memasalahnya, yang penting aku tetap mendatangi tempat makhluk besar itu untuk meminta petunjuk dari kejadian yang aku alami malam kemarin. Mungkin, karena aku sudah berteman dengan makhluk besar itu, aku tidak merasa takut saat menuju ke tempat makhluk besar yang terkenal angker. Bagiku tempat itu justru menjadi tempat wajib yang harus aku kunjungi setiap aku datang ke kampung halaman. Karena tempat itu merupakan sumberku dalam mencari kekayaan secara singkat. “Hahaha... hai manusia untuk apa kau membangunkan tidurku? Apa lagi yang kau inginkan dariku?” Makhluk besar itu bertanya dengan mengawali tawa seperti bia

