Hari raya tahun ini, aku dan keluargaku bisa pulang kempung dengan membawa kendaraan pribadi. Aku tidak perlu menggunakan travel lagi. Karena sekarang kendaraan roda 4 sudah aku miliki. Paman Karno tampak senang melihat kedatanganku. Apalagi sekarang paman Karno bisa melihat aku yang sudah sukses. Meski bukan orang tua, paman Karno merasa bangga padaku. Namun, sayang di saat aku sudah sukses, orang tuaku sudah tidak ada. Kecewa, itu pasti. Tapi aku yakin, kedua orang tuaku pasti bangga melihatku dari surga. “Welah, kamu sudah sukses sekarang Mat! Paman ikut senang melihatnya! Bapak ibumu mesti senang juga di sana!” Paman memujiku. Melihat kepulanganku tahun ini dengan membawa mobil sendiri. “Biasa wae Man! Alhamdulillah!” Aku berucap syukur. “Tapi tenan loh Mat! Sekarang kamu jadi oran

