Mobil baru yang aku beli sudah diantar. Aku memarkirnya di depan rumah. Aku ingin orang-orang bisa melihatnya. Kalau aku sekarang bukan yang dulu lagi. Apalagi kontrakanku sekarang tidak jauh dari kontrakan lamaku. Dulu mereka bisa menghinaku, tapi tidak saat ini. Kontrakan yang dulu banyak menyisakan kenangan buruk. Nori dan Lela dihina dan dijauhi tetangga karena kami tak sanggup membeli mainan untuk Nori. Tapi kini, aku tidak hanya sanggup membeli mainan baru. Untuk membeli mobil baru sungguhan aku juga mampu. Akri dan Nori awalnya masih belum percaya. Jika mobil itu aku sendiri yang membelinya. Tapi, usai aku menunjukkan kunci kontak mobil, mereka baru percaya. Keduanya tampak girang. Karena sekarang mereka tak harus kepanasan atau kehujanan saat bepergian. “Pa, ini beneran mobil ba

