Sehari setelah mantan Suamiku menikah, Angin dan cuacanya sama seperti kemarin, dinginnya menusuk tulang serta ada sensasi aneh di dalam batinku. Entah karena aku benar-benar telah memisahkan diri dari kenangan masa lalu ataukah ada perubahan besar setelah melepaskan orang yang dulu sangat kucintai, orang yang dulu sangat kuyakinkan akan mendampingi hidupku selamanya. Kusibak selimutku perlahan lalu berusaha menarik nafas dalam-dalam. Mengais udara sampai paru-paru ini merasa lega. Lalu aku beranjak keluar dari kamar untuk menemui orang tuaku dan anak-anak yang seperti biasa pasti sudah bangun dan sarapan. "Selamat pagi Bunda." "Pagi sayang. Ini hari Senin, kau harusnya lebih semangat, karena ini adalah awal pekan, lihatlah anak-anak mereka sudah rapi dan siap ke sekolah sementara ka

