103

1314 Kata

"Maafkan karena aku tidak tahu apa yang harus kulakukan untukmu... Tenangkan dirimu aku yakin istrimu akan melakukan yang terbaik untuk membelamu." "Aku harap dia dapat berpikir dengan jernih, aku cemas keadaan sekarang akan membuat episode depresinya kumat dan justru aku khawatir padanya kalau dia akan bunuh diri." Ah... Sekali lagi aku hanya bisa menarik nafas dalam sembari membayangkan betapa repotnya situasi ini. Alih alih Mas Widi bisa fokus pada masalahnya sendiri, dia kini khawatir tentang kesehatan mental istrinya yang bisa saja melakukan tindakan ekstrem tanpa memikirkan dampaknya. "Tidak Mas, aku yakin dia akan memikirkan segalanya untukmu." Aku masih tetap berusaha menenangkannya. "Semoga saja," desah dokter Widi dengan resah. "Mengingat hasil penelusuran dan investigas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN