"Apa yang terjadi pada pernikahan kalian? Kudengar suamimu yang dulu adalah dokter." "Uhm, Iya, Bu," balasku lirih. "Dia mengenal seseorang lalu dekat dan mereka saling menyukai. Dia menceraikanku demi menikahi wanita itu." "Apa dari situ kau mulai berpikir Apakah kau punya kekurangan?" "Tentu, tapi kusadari, aku sudah begitu berbakti padanya. Aku bahkan tidak berani menggerakkan langkah kaki tanpa izinnya, Segala sesuatu harus berjalan atas keinginan suamiku dan aku pun bangga jadi ibu rumah tangga yang hanya diam di rumah melaksanakan perannya." Wanita itu menatap gestur wajahku lalu tersenyum tipis. Dia mengangguk lalu mengajakku berjalan lagi. "Aku rasa kau jujur." "Saya hanya menjawab apa adanya sesuai dengan kejadian sebenarnya." "Sebenarnya, aku punya tipe sendiri dalam menca

