"Loh, kok Manda pulang dengan Cakra?" tanya Moza yang terkejut melihat kedatangan putrinya bersama Cakra. Pemuda yang ia gadang-gadangakan untuk menjadi calon mantunya. "Iya, Tante. Tadi Wisman nggak bisa jemput. Jadi minta tolong saya untuk jemput Dedek Manda," jawab Cakra melirik genit pada Amanda. Gadis itu membuang wajah, masih malu sebenarnya dengan perlakuan Cakra yang selalu saja membuatnya baper akan sikap manis tapi juga menyebalkan. "Manda ke atas dulu, Ma!" Pamit gadis itu mengabaikan Cakra yang masih berbincang dengan mamanya. Tak berselang lama terdengar suara deru mesin mobil yang membuat Cakra serta Moza menoleh secara bersamaan. Rupanya Wisman yang datang. Pria itu keluar dari dalam mobil, saling ber-hight five dengan Cakra. "Sudah lama lu?" tanyanya. "Baru juga datang

