Senja mulai berpulang. Aku duduk di kursi malas sambil menyeruput jus jambu kesukaanku. Perhatianku tertuju ke burung-burung yang berterbangan, seperti senja dia juga akan pulang. Pemandangan seperti ini tidak pernah membuatku bosan, malah ingin terus aku nikmati hingga aku tidak mampu lagi. “Huh!!” Aku meletakkan segelas jus jambu ke meja lalu mengambil ponsel. Diam-diam aku memfoto senja dari balkon. Sinar kemerahan itu terbentuk sempurna, bahkan sampai membentuk garis kehitaman di bawahnya. Saat sedang sibuk memfoto, perhatianku tertuju ke seorang lelaki yang berdiri memunggungiku. Diam-diam aku tersenyum dan memfoto lelaki itu. Objek fotoku kini berganti, tapi objeknya tetap indah, tidak kalah dengan senja. Setelah beberapa kali jepretan, aku memilih menyudahi memfoto seseorang itu
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


