Masuk kuliah masih lama. Libur kuliah, tapi aku hanya menghabiskan waktu di rumah, hanya sesekali ke kafe dan menghabiskan waktu di taman. Kadang aku ingin seperti temanku lainnya, liburan bersama tapi apa daya, temanku hanya Rafif. Selain itu aku juga sayang kalau terlalu menghamburkan uang pemberian Kak Scarla. Entah keberapa kalinya, aku bergerak mencari posisi nyaman. Aku sedang menonton acara talkshow siang hari tapi aku tidak bisa menikmati. Entahlah, aku lama-lama bosan di rumah. Kak Avram sedang ada tugas keluar kota dan Kak Scarla kali ini ikut. Sedangkan Mama Verny, sedang keluar bersama pembantu entah pergi ke mana, mungkin belanja. Akhirnya aku seorang diri di rumah besar ini. Rumah besar Mama Verny terasa menyeramkan kalau terlalu sepi seperti ini. Aku mengganti chanel deng

