Cokelat mampu mengembalikan mood seseorang, aku memercayai hal itu. Aku sudah menghabiskan lava cake berukuran sedang dan minuman cokelat premium. Sekarang aku merasa jauh lebih baik daripada sebelumnya. Sebelumnya aku merasa pikiranku ke mana-mana dan terlalu memikirkan hal yang tidak-tidak. Aku berpikir bagaimana hidupku tanpa cinta yang datang? Aku berpikir jika Rafif meninggalkanku dan aku tidak memiliki teman yang bisa aku jadikan sandaran. Aku berpikir apakah hidupku akan datar-datar saja? Karena pikiran ngawur itu aku memutuskan untuk ke kafe, untuk menghilangkan kegelisahan dan mood-ku yang tidak menentu. Sekarang aku di kafe yang pernah aku kunjungi, kafe dengan penuh buku di dalamnya. Aku orangnya sedikit sentimen, aku memilih tempat duduk di tempat yang dulu aku duduki. Bres!

