11-Menghindar

1632 Kata

Aku menggeliat di atas ranjang, rasanya aku enggan meninggalkan ranjang empuk ini. Mungkin kalian akan mengataiku malas, ya aku sedang malas sekarang. Aku memeluk gulingku erat dan kembali memejamkan mata. Berharap bisa tidur lagi sampai siang. “Zahya!!” Baru beberapa menit mataku terpejam aku mendengar Kak Scarla berteriak. Aku menoleh dan melihat kakakku itu yang berjalan masuk. “Za! Nggak masuk kuliah lagi?” Perlahan aku bangkit dari posisi nyamanku. Aku duduk bersandar di kepala ranjang dengan guling berada di pangkuan. Aku mengangkat bahu sebagai jawaban dari pertanyaan itu. “Kamu sebenarnya kenapa, sih, Za? Kamu sakit? Kalau sakit ke dokter, yuk!” “Nggak usah, Kak. Zahya udah nggak apa-apa kok.” “Beneran?” Aku mengangguk mantap. Sebenarnya kondisiku baik-baik saja, hanya saja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN