Kesempatan

1048 Kata

"Papa aku enggak mau pulang!" "Ngapain sih kamu lama-lama di sini? Papa udah kasih kamu kelonggaran dengan membiarkan kamu menginap semalam. Sekarang kamu pulang!" Nao berusaha melepaskan cengkeraman papanya, sembari menggeleng kuat. Ia tidak bisa meninggalkan Orion. Lelaki itu hanya berbaring seharian tidak bisa melakukan apa pun karena lemas. Bagaimana Nao bisa pergi? "Pa, Ori lagi sakit. Aku enggak bisa pulang sekarang. Bagaimanapun Ori itu masih suamiku, Pa. Papa mau aku berdosa karena mengabaikan suami sendiri?" Anton tetap bersikeras membawa putrinya ke luar. Orion sudah menyakiti Nao sedemikian hebat. Tidak mungkin Anton membiarkan mereka tetap bersama. Lagi pula, sejak awal sudah ada kesepakatan di antara Orion dan dirinya tentang hal ini. Sekali saja Orion menyakiti Nao, lelak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN