Dita baru saja sampai rumah, setelah tadi harus menjemput Dira. Dita yang tau suaminya sudah pulang dan berada di kamar, langsung ke kamar untuk menghampiri suaminya. Dia ingin mrmberitahukan semuanya, karena tidak ada untungnya sama sekali dia menyembunyikan itu semua pada Raffa. "Mas!" panggil Dita pelan melihat suaminya tiduran di kasur. Dita mengerutkan keningnya bingung, mengapa suaminya tiduran saat siang hari. Raffa juga pulang lebih cepat dari biasanya. "Iya Dit, kenapa?" "Kamu lagi sakit? Kok pulang cepat?" "Iya, aku lagi demam nih soalnya." Mendengar Raffa deman, Dita langsung menyentuh dahi suaminya. Ternyata suaminya memang sedang demam, dahinya sangat panas. Dita beranjak dari tempat tidur lalu keluar dari kamar untuk mengambil kompresan. Dita masuk dengan membawa air di

