"Sayangnya, anak kamu sama Aysha masih hidup Mas." "Apa maksud kamu? Jangan ngaco ya." Nada bicara Raffa mulai naik beberapa oktaf, dia kesal karena Dita mengucapkan hal yang tidak penting baginya. Karena Raffa sangat yakin, Aysha tidak akan berbohong padanya. "Aku sama sekali nggak ngaco, aku tau. Anak kalian memang masih hidup, tetapi aku nggak bilang loh kalau Aysha bohong." "Lalu apa maksud kamu sebenarnya? Aysha jelas jujur, dia bahkan sampai menuduhku sebagai pembunuh anak kita." "Anak perempuan Aysha sama kamu memang meninggal, tetapi tidak dengan anak lelakinya. Aysha melahirkan bayi kembar," jelas Dita, langsung membuat Raffa menutup mulutnya. "Kamu nggak bohong kan?" "Nggak, aku jujur. Meta temanku sekaligus kakak ipar Aysha, yang mengatakannya padaku. Anak lelaki yang kamu

